|
Sukses
Itu Penting
Tetapi
Makna Lebih Bermanfaat
Penulis
: M. Candratua
Banyak
orang saat ini beranggapan bahwa hidup harus sukses. Tanpa
kesuksesan sepertinya tidak ada artinya hidup. Tanpa berpikir
panjang lagi tentang arti kesuksesan, yang penting sukses.
Saya harus SUKSES. Jadi hidup harus sukses. Sukses adalah
segala-galanya titik. Sukses sukses sukses.
Kata
sukses begitu sering kita dengar. Kata yang sepertinya sangat
nikmat dan sayang jika tidak diucapkan. Saya sering melontarkan
sebuah pertanyaan, ”apa yang menjadi cita-cita Anda?”.
Jawabannya singkat dan cepat. Saya ingin jadi orang sukses.
Ketika ditanya lebih lanjut tentang arti kesuksesan jawaban
rata-rata yang keluar sifatnya lebih kepada materi. Ada juga
jawaban seperti, membahagiakan orang tua, tapi lebih lanjut
jika ditanya bagaimana caranya membahagiakan orang tua. Jawaban
yang keluar kembali lebih kepada materi.
Gambaran
sukses dalam benak banyak orang sering diartikan kaya. Kaya
berarti ia memiliki kemampuan untuk mendapatkan fasilitas
atau materi dengan lebih mudah dibandingkan kebanyakan orang
pada umumnya.
Contoh sederhana ukuran umum yang dipakai untuk mengatakan
seseorang kaya; ia memiliki rumah pribadi 5, atau mempunyai
mobil lebih dari 2 dan selalu berganti-ganti tiap tahun.
Sementara untuk masyarakat umum untuk memiliki 1 rumah dan
satu mobil saja sulit apalagi 5 dan berganti-ganti.
Sukses
juga sering dikaitkan dengan menjadi terkenal atau karena
seseorang memiliki jabatan tertentu yang mentereng (diingini
banyak orang). Tidak heran Kata sukses menjadi barang dagangan
dan komoditas kata yang sangat menjual.
Hal ini bisa dilihat dari fenomena banyak pelatihan dan seminar
menggunakan kata sukses. Marilah kita berhenti sejenak merenungkan
arti sebuah kesuksesan. Apakah ada orang yang disekitar anda
yang sukses? Ukuran apa yang anda gunakan untuk mengatakan
bahwa orang tersebut sukses? Apakah semua melulu diukur dengan
materi?
Dalam
kamus kata sukses (success= bahasa inggris) berarti keberhasilan
atau hasil yang lebih baik.
Ada benarnya bahwa sukses bila dikaitkan dengan materi berarti
memiliki sesuatu yang lebih oke dari sebelumnya. Misalnya,
dulu belum punya rumah sekarang punya rumah 5 buah dan besar-besar
pula. Banyak orang yang mengenal dan melihat dari luar akan
langsung berkata ”wah sekarang dia sudah sukses”.
Sukses
dalam artian materi, memiliki lebih baik dari sebelumnya adalah
tidak salah. Tapi sayangnya kecenderungan orang dalam melihat
kesuksesan dalam artian materi sering menjebak.
Mengapa demikian? Kecenderungan jika menggunakan ukuran materi
sifatnya jangka pendek dan terkadang menghalalkan berbagai
cara, serta menumpulkan kepekaan sosial. Padahal cara-cara
jangka pendek dan instan tidak memiliki daya yang tahan lama.
Sebentar saja karatan, keropos dan akhirnya menjadi bangkai.
Sia-sia
Oleh
karena itu penting sekali bagi seseorang untuk memikirkan
ulang arti kesuksesan. Kesuksesan bukan sekedar mendapatkan
materi yang lebih baik dari sebelumnya melainkan kesuksesan
adalah buah dari pertumbuhan kualitas pribadi. Pertumbuhan
kualitas pribadi yang semakin baik inilah yang akan menentukan
kesuksesan seseorang dalam jangka panjang, berdaya tahan dan
berdampak sosial yang positif. Satu hal yang penting bahwa
pertumbuhan kualitas pribadi bersifat internal. Artinya sangat
unik, sesuai dengan ciri khas masing-masing pribadi. Oleh
karena itu arti sebuah kesuksesan adalah personal. Tidak umum.
Sukses bagi seseorang belum tentu sukses bagi orang lain.
Sebagai contoh, seorang merasa sukses jika mampu mendirikan
perusahaan tapi bagi orang lainnya mungkin sukses itu cukup
dengan menjadi seorang profesional yang terpercaya.
Jadi
sekali lagi sukses itu personal, kesuksesan saya berbeda dengan
sukses anda.
Kita
perlu mengevaluasi pertumbuhan kualitas pribadi kita. Pertumbuhan
kualitas pribadi yang sehat inilah yang akan menuntun seseorang
untuk mencipta makna (yang berarti/bermanfaat dalam hidup).
Mari bertanya, kualitas pribadi apa yang sudah saya miliki?
Dengan menjawab pertanyaan tersebut apakah anda merasa bermakna?
Semakin anda memiliki jawaban beserta bukti-bukti refleksi
dalam hidup anda maka anda akan semakin merasa bermakna tetapi
sebaliknya jika semakin anda tidak mampu menjawabnya anda
semakin merasa kurang bermakna atau tidak merasa apa-apa.
Banyak
contoh kesuksesan yang bisa dipelajari. Warrrent Buffet dan
Bill Gates saat ini menjadi orang terkaya di dunia. Tapi masing-masing
memiliki kekhasan suksesnya. Warrent Buffet sukses karena
kejeliannya dalam berinvestasi. Bill Gates sukses dalam keahliannya
dalam bidang software komputer. Kita juga punya contoh kesuksesan
yang tidak perlu kaya materi seperti mereka. Mahatma Gandhi,
dia adalah orang yang sukses dengan berhasil membebaskan India
dari penjajahan Inggris. Mother Theresa, seorang yang sangat
terkenal. Ia sukses karena kepeduliannya kepada
orang-orang miskin di Calcuta. Satu hal yang bisa dipelajari
dari kesemua tokoh sukses di atas dengan meihat sejarah hidupnya,
kesuksesan tidak datang mendadak. Tidak ada yang instan. Mereka
Semua sadar betul bahwa kesuksesan mereka dibangun atas kualitas
pribadi yang sehat dan merupakan hasil dari sebuah proses
yang panjang.
Pianis
Hee Ah Lee, seorang yang cacat dari lahir hanya mempunyai
4 jari yang tidak sempurna dan kaki yang hanya sampai ke lutut
, ternyata ia mampu membuat kesuksesan. Mengapa? Karena ia
telah membangun terlebih dahulu kualitas pribadinya. Ia mandiri,
mau belajar, tekun dan memiliki tujuan jelas yaitu memiliki
keterampilan bermain piano. Ia sukses saat ini. Ia percaya
diri, cukup materi dan terkenal. Tapi kesuksesannya tidak
berhenti di situ. Ia dikatakan sukses karena berdampak
sosial yang nyata bagi kehidupan orang lainnya. Ia menjadi
inspirasi bagi banyak orang lain, terlebih bagi orang cacat
lainnya. Ia
telah memberi makna bagi kehidupan. Ukuran kesuksesan menjadi
sederhana bukan? Kalau boleh saya simpulkan, kesuksesan
adalah kemampuan kita memberi manfaat yang lebih baik bagi
kehidupan orang lainnya? (jika anda setuju). Jika tidak
bukanlah kesuksesan sesungguhnya
Materi
dan kehormatan akan datang dengan sendirinya. Materi dan kehormatan
hanyalah sebuah hadiah tambahan yang diberikan Cuma-Cuma oleh
hidup atas pertumbuhan kualitas pribadi kita masing-masing.
Bahkan kita boleh membaginya. Bukan untuk dipegang sendiri.
Marilah
kita mempertanyakan kembali arti kesuksesan, apakah sukses
yang saya dan anda kejar adalah sukses yang sesungguhnya?
Sukses yang memiliki manfaat bagi orang lain. Langkah sederhana
untuk memperoleh sukses yang berdaya tahan dan jangka panjang
dengan berjuang membangun pertumbuhan kualitas pribadi yang
sehat dan produktif. Langkah berikutnya menyadari bahwa kesuksesan
kita khas dan unik, berbeda dengan kesuksesan orang lain.
Semoga kesuksesan itu membuat kita lebih menghargai diri dan
dihargai oleh sekitar kita
|