Sinopsis Buku
"Menjadi Remaja Yang Berkarakter" Penulis: Candratua
Saat ini terjadi degradasi moral yang begitu hebat. Entah harus darimana perbaikannya dimulai. Hari-hari terakhir ini kita biasa mendengarkan berbagai berita di TV yang membuat hati miris. Korupsi, narkoba, banjir, kekurangan gizi, kemiskinan, pengangguran, kejahatan sosial dan masih banyak lagi. Tentu kita yang menyadari hal ini sedih dan tergerak ingin membuat perubahan. Tapi dari mana? Salah satu jawaban untuk memperbaiki moral adalah karakter dari manusianya. Memiliki Karakter yang baik.
Buku ini menekankan pada remaja. Mengapa? Karena di usia mereka diyakini masih mampu diberikan pengkondisian yang kondusif untuk membentuk karakter moral. Usia remaja juga memungkinkan seseorang merubah dirinya lebih mudah dibandingkan dengan orang dewasa yang sudah mencapai umur 40 tahun. Kesadaran ini muncul karena memang sebuah perubahan yang berdaya tahan tidaklah mudah dan tidak bisa instan atau langsung jadi. Perubahan butuh proses dan harus dilakukan sesegera mungkin. Harapannya generasi remaja saat ini, 10-20 tahun kemudian bisa memberikan pembaharuan dan keteladanan yang lebih baik dari generasi sekarang.
Sasaran buku ini adalah sekolah, komunitas dan keluarga. Buku ini tidak efektif jika digunakan secara individual. Jika buku ini dipakai di sekolah dan dibantu oleh para wali kelas dan guru Bimbingan Konseling/Guru Budi Pekerti secara serius maka akan memberikan dampak yang efektif. Mengapa? Karena proses perbaikan yang ditawarkan oleh buku ini melibatkan banyak pihak yakni siswa, wali kelas, orangtua siswa dan juga komunitas sekitar yang tinggal bersama para siswa. Dengan bergerak bersama, energi perubahan akan dirasakan lebih kuat daripada yang dilakukan perseorangan.
Buku ini memberikan pondasi dan pengertian moral dan karakter serta bagaimana membangun karakter secara sederhana. Diberikan juga berbagai contoh dan aktivitas yang bisa membangun karakter moral yang dikembangkan. Selanjutnya untuk lebih memberikan pencerahan, buku ini kaya dengan berbagai tabel dan lembar kerja yang bisa diisi langsung dan mengajak siswa untuk melakukan refleksi/permenungan.
Keunikan buku ini adalah menjadi buku pelajaran yang kaya dengan berbagai cerita inspiratif dari masing-masing karakter moral yang dikembangkan. Ada empat karakter moral yang dikembangkan yakni, kejujuran, tanggung jawab, menghargai dan kemandirian. Cerita inspiratif diambil banyak dari pengalaman keseharian dan kisah nyata.
Keunggulan buku ini bukan saja terletak pada muatan konsep tapi juga diperkaya dengan proyek membangun karakter yang akan dilakukan oleh setiap siswa. Proyek karakter ini ada 4 tahap yakni:
1. Ada dimana saya.
Tahap ini mengajak siswa untuk jujur menjawab skala karakter moral dan melihat dirinya apakah sudah atau tidak memiliki karakter moral yang dibangun.
2. Membangun dari dalam diri.
Tahap ini menekankan perubahan dari dalam siswa. Diharapkan pada tahap ini motivasi dan kedisiplinan karakter moral mulai terbentuk.
3. Membangun dari luar.
Pada tahap ketiga ini siswa diajak untuk melihat sekitarnya dan memberikan penghargaan karakter moral kepada orang yang memberikan keteladanan.
4. Membangun komunitas.
Ini adalah tahap terakhir, diharapkan komunitas bersepakat melakukan aktifitas membangun karakter moral secara bersamaan.
Buku ini juga dilengkapi dengan Lembar Komunikasi Orang Tua dan Diary Proyek. Lembar komunikasi orangtua menekankan pada relasi orangtua dan anaknya. Sedangkan diary proyek dimaksudkan siswa mau membuat refleksi selama proses dan menarik pembelajaran yang di dapat ketika membangun karakter. Dan di bagian akhir siswa atau anggota komunitas diminta untuk membuat komitmen dan mengisi rapor dari masing-masing karakter yang tengah di bangun.
Akhirnya diharapkan buku ini menjadi salah satu jawaban yang dapat menjawab keterpurukan moral yang terjadi di Indonesia. Dimulai dengan usia remaja dan mereka yang tergabung di dalam komunitas orang muda. Baik di sekolah ataupun komunitas lainnya. Tidak ada upaya yang langsung jadi memperbaiki tetapi proses perlahan, terarah dan bersama akan menyelamatkan. Semoga.
Copyright (c) 2010. Enlighten Human Development Center. All Rights Reserved.